
B2B solusi jitu pembelian barang effektif dan effisien
Sistim pembelian barang di Indonesia tidak bisa dipungkiri masih jauh daripada effisien dan effektif, karena masih banyak peluang terjadinya ketidaktransparansi dalam proses pembelian ?
Praktek-praktek penyalahgunaan wewenang, penyuapan, mark-up, pungutan liar, kolusi, nepotisme, serta penggunaan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi menjadi hal yang lazim dan biasa. Ironisnya segala macam bentuk pencegahan bahkan usaha pemberantasan sampai saat ini belum menemukan titik terang, sehingga sangat dikuatirkan oleh kalangan pengusaha bahwa hasil produksinya semakin hari semakin tidak kompetitif bila hal-hal semacam diatas tidak segera diatasi.
Tender2 yang diikuti oleh supplier yang tidak mempunyai kompetensi, kemampuan, bahkan tidak punya pengetahuan hanya didasari karena pertemanan ( KKN), sehingga bisa bertransaksi ratusan juta bahkan milyaran rupiah. Berapa banyak kasus-kasus tender yang terjadi penyimpangan ditangani oleh KPK ?
Good governance sebetulnya salah satu cara untuk menanggulangi adanya praktek-praktek yang tidak effisien dan tidak transparan ? Kemajuan teknologi informasi saat ini bisa menjadi sarana jitu untuk mendukung good governance melalui transparansi dan partisipasi dari masyarakat.
B2B ( business to business), solusi jitu membeli barang dengan effektif dan effisien, mengapa demikian ?
B2B mengurangi kontak langsung secara terus menerus antara penyedia barang dengan bagian pengadaan, transparan dan mudah diaudit. Bahkan menurut penuturan dari pelanggan yang sudah menggunakan B2B cara ini bisa menghemat biaya berkisar 20-30 % dan waktu yang lebih cepat.
Penerapan B2B akan memberikan banyak keuntungan baik dari pengguna maupun dari sisi penyedia barang/jasa, dari sisi penyedia barang banyak biaya yang dapat dihemat, seperti transportasi, akomodasi, dan konsolidasi, belum biaya cetak dokumen, sedangkan dari sisi pengguna memberikan kesempatan yang adil bagi siapa saja yang mempunyai kompetensi menyediakan barang dan mendapatkan harga terbaik dengan kualitas lebih baik.
Bagi pelaku usaha yang unggul dalam melakukan effisiensi terhadap aktifitas operasional usahanya akan mendapatkan keunggulan kompetitif yang pada akhirnya pelanggan akan mendapatkan manfaatnya dan diharapkan hasil produksinya memiliki juga keunggulan kompetitif sehingga mempunyai daya saing yang tajam dan bisa terus bersaing di tingkat lokal maupun global.
Manfaat B2B :
• Proses pembelian yang cepat dan tidak berbelit
• Optimalisasi pemasok ( mengurangi pemasok ganda)
• Keseimbangan harga dan kualitas
• Optimalisasi persediaan, persediaan tidak berlebihan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar